Sabtu, 28 September 2019

Hidup?

Hidup yang saya jalani ini terasa hambar. Rasa ini bermula setelah melewati hidup yang pahit nan keji. Ingin jadi orang sukses pikirnya. Andai hidup ini lebih berwarna, seperti kemarin banyak luka. Namun apa daya selepas janji hanya terucap saja, lakuan malas tak penuhi tuntas. Malam menjadi teman, siang menjadi sahabat kasur. Entah sampai kapan ku mulai menikmati terbitnya matahari. Jika memang itu yang harus aku raih. Tulisan demi tulisan yang tak berarti, menjadi mimpi dari segala mimpi yang tertuang dalam melodi ketik laptop. Sudah kupercaya hati menuntun jari. Apa yang sebenarnya dicari? buah tangan untuk kekasih? atau terima luka karena pernah menyakiti?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar